1. Rabindranath Tagore (Nobel Sastra, 1913)
2. Chandrasekhara Venkata Raman (Nobel Fisika, 1930)
Raman memenangkan Hadiah Nobel Fisika
1930 untuk pekerjaannya pada penyebaran cahaya dan untuk penemuan efek
Raman. Spektroskopi Raman, yang berdasarkan pada efeknya juga dinamai
menurut namanya. Merupakan pertama kali bahwa pelajar India yang belajar
sama sekali di India menerima Hadiah Nobel. Pada 1934, Raman menjadi
pemimpin Institut Ilmiah India, Bengaluru dan pada 1948, ia mendirikan
Lembaga Penyelidikan Raman. Ia diberi gelar kebangsawanan pada 1929 dan
dihadiahi Bharat Ratna pada 1954.
3. Har Gobind Khorana (Nobel Kedokteran, 1968)
Har Gobind Khorana lahir di Jaipur (saat
itu India, kini Pakistan), pada 9 Januari 1922; ialah ahli biologi
molekular. Ia mendapatkan pendidikan privat dari ayahnya, dan kemudian
ia pergi ke sekolah tinggi D.A.V. Multan. Pada 1945, ia mulai belajar di
Universitas Liverpool. Setelah mendapatkan Ph. D., ia menghabiskan
tahun-tahun pascadoktoral di Zürich (1948-49). Ia kemudian kembali ke
Inggris dan bekerja di Cambridge sampai 1952. Ia menikahi Esther
Elizabeth Sibler di tahun yang sama. Setelah itu, ia bekerja di
universitas di Vancouver dan Wisconsin.
Khorana dianugerahi Penghargaan Nobel
dalam Fisiologi atau Kedokteran 1968 (bersama dengan Robert William
Holley dan Marshall Nirenberg) untuk pendeskripsian kode genetik dan
bagaimana beroperasi dalam sintesis protein.
4. Bunda Teresa (Nobel Perdamaian, 1979)
Bunda Teresa dari Calcuta (27 Agustus 1910 – 5 September 1997) adalah seorang biarawati Katolik terkenal dan kontroversial di dunia Internasional yang pekerjaannya di antara orang miskin Kolkata diberitakan secara luas. Dia diberikan Penghargaan Templeton pada 1973, Penghargaan Perdamaian Nobel pada 1979 dan penghargaan tertinggi warga sipil India, Bharat Ratna pada 1980. Dia dijadikan Warga Negara Kehormatan Amerika Serikat pada 1996 (satu di antara enam). Dia diberkati oleh Paus Yohanes Paulus II pada Oktober 2003, dan oleh karena itu dia dapat dipanggil Teresa Terberkati.
5. Amartya Kumar Sen (Nobel Ekonomi, 1998)
Amartya Kumar Sen (lahir 3 November 1933) adalah seorang ekonom India yang menjadi terkenal karena karyanya tentang kelaparan, teori perkembangan manusia, ekonomi kesejahteraan, mekanisme dasar dari kemiskinan, dan liberalisme politik. Ia menerima Penghargaan Nobel dalam bidang ekonomi atas karyanya dalam ekonomi kesejahteraan pada 1998 dan Bharat Ratna pada 1999. Pada 2003, ia dianugerahi Penghargaan Keberhasilan Seumur Hidup (Lifetime Achievement Award) oleh Kamar Dagang India. Saat ini ia menjadi salah satu dari 18 orang elite Profesor Universitas dari Universitas Harvard yang secara teknis bukan anggota dari dewan dosen manapun dan karena itu bertanggung jawab langsung kepada presiden Universitas. Pada tahun 1998 Amartya meraih penghargaan Nobel di bidang Ekonomi.
No comments:
Post a Comment